Karir

by

Tes Psikotes Logika Arismetik
Tes Psikotes Logika Arismetik

Psikotes dengan model soal logika arismetik bertujuan untuk menguji kemampuan para peserta ujian psikotes dalam menyelesaikan suatu permasalahan matematis. Soal yang tersaji pada umumnya memeiliki bentuk narasi alias soal cerita. Peserta dituntut untuk mampu memahami soal dan memberikan penalaran matematis yang tepat dalam waktu yang terbatas.

Pada intinya, tes psikotes logika arismetik ini meliputi nyaris semua topik Tes Potensi Akademik (TPA) materi Matematika dalam format soal cerita. Sementara untuk materi pokok yang digunakan dalam tes logika ini adalah pelajaran Matematika tingkat SD dan tingkat SMP. Pastinya Anda merasa tes ini mudah untuk dikerjakan, nyatanya tidak semudah itu.

Bisa dikatakan bahwa ujian logika ini hanyalah tes sederhana, berisi soal matematika mendasar tingkat Sekolah Dasar untuk Kelas 6 atau soal siswa SMP. Dengan operasi matematis yang digunakan berisi penjumlahan, pembagian, perkalian dan pengurangan. Ada pula kombinasi persen, decimal hingga operasi pecahan, dan nyaris tak ada rumus yang rumit. Ternyata yang membuat logika ini merepotkan adalah soal level rendah ini ternyata sudah mulai terlupakan.

Kemungkinan para pelamar setidaknya adalah lulusan SMA yang sudah tak terbiasa lagi dengan kemampuan matematis. Apalagi lulusan sarjana dari disiplin ilmu  yang tak terlalu banyak hitung-hitungan dan lebih percaya kepada kalkulator. Besar kemungkinan peserta kewalahan digempur puluhan soal logika matematis dengan durasi yang sangat singkat.

Meskipun tes ini umumnya terdiri atas 2 model soal, yaitu soal cerita dan hitungan langsung, tes ini juga memiliki batasan waktu yang tak jarang membuat para peserta menjadi stres. Untuk mengerjakan soal-soal ini, berikut beberapa kiat yang bisa Anda coba;

  • Pelajari kembali operasi matematis sederhana untuk memanaskan otak. Operasi sederhana ini meliputi perkalian dan pembagian dan lain sebagainya.
  • Hafalkan perkalian 1 sampai 9 di luar kepala berikut untuk pembagian. Biasakan pula dengan pembagian dalam kurung yang juga pasti muncul.
  • Asah kemampuan matematis otak dengan membiasakan diri tidak bergantung pada kalkulator.
  • Jumlah soal 20 hingga 30 butir selama 15 menit, pastikan setidaknya setengahnya selesai Anda kerjakan dengan tepat.

Demikianlah tadi beberapa tips untuk menghadapi tes psikotes logika arismetik. Dengan pembiasaan diri dan latihan yang teratur, maka mengerjakan soal logika ini bisa menjadi semudah yang Anda bayangkan sebelumnya.